Sunday, December 2, 2018

OPERASI INPUT OUTPUT PADA TERMINAL LINUX UBUNTU

•Proses i/o
Instruksi (command) yang diberikan pada linux melalui shell disebut sebagai eksekusi program yang selanjutnya di sebut proses. Setiap kali instruksi diberikan, maka linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID (Process Identity). Proses dalam linux selalu membutuhkan input dan menghasilkan suatu output.


•File Descriptor
Linux berkomunikasi dengan file melalui file descriptor yang direpresentarikan melalui angka yang di mulai dari 0, 1, 2 dan seterusnya.
Terdapat tiga buah file descriptor standar yang di ciptakan oleh proses, yaitu :
     0 = keyboard (standar input)
     1 = layar (standar output)
     2 = layar (standar error)
Linux tidak membedakan antara peralatan hardware dan file, linux memanipulasi peralatan hardware sama dengan file.


•Pembelokan (Redirection)
Pembelokan dilakukan untuk srandar input, output, dan error, yaitu untuk mengalihkan filedescriptor dari 0, 1, dan 2.
Simbol untuk pembelokan adalah :
     0< atau < : pengganti standar input
     1> atau > : pengganti standar output

•Saluran (pipeline)
Mekanisme saluran digunakan sebagai alat komunikasi antar proses
Input -> proses1 -> output = input -> proses2 -> output
Proses1 menghasilkan output yang selanjutnya digunakan sebagai input oleh proses2.
Hubungan output dengan input ini dinamakan saluran, yang menghubungkan proses1 dengan proses2 dan dinyatakan dengan simbol pipe ( | )
     Proses1 | proses2

•Filter
Filter adalah utilitas linux yang dapat memproses standar input (keyboard) dan menampilkan hasilnya pada standar output (layar).
Contoh filter : cat, grep, sort, pr, head, tail, paste dan lain lain
Pada sebuah rangkaian pipa :
     P1 | P2 | P3 ... | Pn-1 | Pn
P2 sampai Pn-1 mutlak harus merupakan utilitas linux yang berfungsi sebagai filter. P1 (awal) dan Pn (akhir) boleh tidak filter.
Beberapa perintah linux yang digunakan untuk proses penyaringan :
1.Perintah grep
Digunakan untuk menyaring masukannya dan menampilkan baris baris yang hanya mengandung pola yang ditentukan. Pola ini disebut regular ekspression

2.Perintah wc
Digunakan untuk menghitung jumlah baris, kata, dan karakter dari baris baris masukan yang diberikan kepadanya.
     -l untuk mengetahui jumlah baris,
     -w untuk mengetahui jumlah kata,
     -c untuk mengetahui jumlah karakter,
Jika salah satu opsi tidak digunakan, maka tampilannya adalah jumlah baris, jumlah kata dan jumlah karakter

3.Perintah sort
Digunakan untuk menggurutkan masukannya berdasarkan urutan nomor ASCII dari karakter

4.Perintah cut
Digunakan untuk mengambil kolom tertentu dari baris baris masukannya, yang ditentukan pada opsi –c

5.Perintah uniq
Digunakan untuk menghilangkan baris baris berurutan yang mengalami duplikasi, biasanya digabungkan dalam pipeline dengan sort


Berikut beberapa contoh penggunaan perintah perintah linux :

A.File Descriptor
1.ps ,input dari sistem dan menghasilkan output ke layar


2.cat , input dari keyboard yang menghasilkan output ke layar


3.input nama direktori dengan tidak memiliki output jika berhasil, jika mengalami error maka output error pada layar


B.Pembelokan
1.Pembelokan standar output


2.Pembelokan standar input, yaitu input dibelokan dari keyboard menjadi file


3.Pembelokan standar error untuk disimpan di dalam file


C.Saluran

1.who


2.who | sort


D . Filter

1.menghitung jumlah baris menggunakan wc dari perintah ls /etc


2.mengurutkan output dari file kelas 1.txt dan kelas2.txt

isi kelas1.txt


Isi kelas 2.txt


Output filter sort

No comments:
Write comments